Pada suatu ketika
hiduplah keluarga petani yang memiliki satu ladang gandum. Suatu pagi mereka
menemukan ladang gandum mereka semalam telah diinjak-injak seseorang dan
merusakkan tanaman gandum mereka. Dua anak tertua menjaga ladang selama dua malam
berikutnya, tetapi karena badai dan angin yang dingin membuat mereka
meninggalkan ladang, dan di pagi harinya ladang mereka diinjak-injak lebih
parah lagi. Pada malam ketiga, anak paling muda, Ivan, yang dianggap paling
bodoh dalam keluarga, ternyata berhasil menangkap perusak ladang mereka yaitu
seekor kuda betina.
Kuda itu memohon pada
Ivan agar membiarkannya pergi dengan memberi Ivan dua tapal kuda emas yang
keindahannya belum pernah terbayangkan dan kuda poni bungkuk yang akan menjadi
teman baik Ivan.
Saat waktunya tiba, Ivan dan saudara-saudaranya pergi ke pasar
untuk menjual dua kuda yang sudah cukup umur. Dalam perjalanan Ivan menemukan
bulu yang berkilauan dari burung api, walaupun kuda poninya memberi peringatan
untuk tidak menyentuh bulu itu. Di pasar, Tsar sendiri yang menyukai kuda-kuda
Ivan dan membelinya. Tetapi kuda-kuda itu lari dari kandang dan kembali ke
Ivan. Akhirnya Tsar memberi Ivan pekerjaan di kandang kuda Tsar. Royal
chamberlain, kepala kandang yang tugasnya diberikan pada Ivan, marah pada Ivan
dan mengawasinya. Orang itu menemukan bulu burung api dan menceritakan pada
Tsar. Tsar memerintahkan pada Ivan untuk menyerahkan burung itu padanya atau
Ivan akan kehilangan kepalanya. Dengan bantuan kuda poni bungkuk, Ivan
menangkap burung langka itu dan memberikannya pada Tsar. Chamberlain semakin
geram dan semakin iri lebih dari sebelumnya.
Beberapa minggu kemudian
Chamberlain mengatakan pada Tsar bahwa di kerajaan yang jauh ada seorang Tsar
wanita yang kecantikannya mempesona. Dia juga mengatakan bahwa Ivan membual
bisa mendapatkan gadis cantik itu. Tsar memanggil Ivan dan memerintahkan
padanya utnuk menemukan wanita cantik itu. Ivan dan kuda poni bungkuknya
berhasil. Tsar jatuh cinta pada wanita cantik itu dan melamarnya. Gadis itu
mengajukan syarat agar cincinnya yang hilang ditemukan agar Tsar dapat menikahinya.
Ivan dikirim untuk menemukan cincin itu.
Di tengah jalan dia
menolong ikan paus raksasa dan sebagai tanda terimakasih ikan paus itu
mengambilkan cincin dari dasar samudera. Tsar wanita itu, ternyata, tidak puas
dan mengatakan pada bahwa Tsar terlalu tua untuknya. Untuk
membuatnya muda, Tsar harus masuk dalam tiga ketel air mendidih, susu mendidih,
dan air. Hari berikutnya Tsar memerintahkan Ivan untuk masuk ke dalam ketel
untuk menguji ramuan membuat muda. Ivan sangat ketakutan, tetapi kuda poni
membantunya lagi. Ivan muncul dari ketel terakhir sebagai seorang yang sangat
tampan. Hal itu membuat Tsar melompat ke air, tetapi dia terbakar hidup-hidup.
Ivan dan Tsar wanita menikah, memerintah kerajaan, dan hidup bahagia setelah
itu.
